SAMBUTAN

KETUA UMUM - IKATAN KELUARGA ALUMNI

INSTITUT MANAJEMEN KOPERASI INDONESIA
Pada Acara Sidang Senat IKOPIN

dalam rangka Wisuda ke-35

Tanggal  10 Mei  2008

 

Bambang Hermanto

 

Assalamu’alaikum w.w. Selamat pagi dan salam sejahtera untuk kita semua.

Yang kami hormati,

1.      Menteri Koperasi  dalam hal ini diwakili oleh Deputi Bidang Pengembangan SDM  Bapak  DR. Moh. Taufik.

2.      Ketua DEKOPIN dalam hal ini diwakili oleh Sekjen DEKOPIN Bapak Yuzri Suhud, MM.

3.      Ketua YPK IKOPIN dalam hal ini diwakili oleh Bapak Wibisono Wiyono

4.      Gubernur Propinsi Jawa Barat, atau yang mewakili.

5.      Rektor IKOPIN Bapak Prof. DR. Rully Indrawan

6.      Senat IKOPIN, Para Dosen, Karyawan dan Seluruh Civitas Akademika IKOPIN.

7.      Tokoh-tokoh masyarakat dan alim ulama.

8.      Para wisudawan/ti beserta keluarga yang berbahagia

 

Alhamdulillahirobbil ’alamin, puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT yang atas nikmat dan karuniaNya sehingga hari ini kita dapat menghadiri  Sidang Senat IKOPIN dalam rangka Wisuda ke-35 program Diploma, Sarjana dan Pascasarjana IKOPIN. Hari ini merupakan hari yang penting dan bersejarah khususnya bagi para wisudawan karena telah dilantik secara resmi menjadi Ahli Madya, Sarjana Ekonomi dan Magister Manajemen.

 

 

 

Untuk itu kami atas nama Dewan Pengurus Pusat IKA IKOPIN mengucapkan selamat kepada saudara atas pelantikannya dan juga selamat datang pada dunia yang sesungguhnya untuk mengabdikan diri dan berjuang di tengah-tengah masyarakat.

 

Saudara-saudara para wisudawan dan wisudawati.... Alumni IKOPIN dari segi kemampuan dan beradaptasi dengan dunia kerja pada dasarnya sama  dengan alumni perguruan tinggi lain. 

Telah banyak alumni IKOPIN yang telah mampu berkarya dan berkarir diberbagai instansi baik BUMN maupun BUMD, Gerakan Koperasi, PNS, Anggota legislatif, bekerja di berbagai perusahaan maupun menjadi pengusaha yang sukses. Beberapa alumni  IKOPIN yang telah tercatat menempati posisi penting yang patut menjadi contoh sukses bagi kita antara lain:

1. Bapak Yusri Suhud

----------- Mohon berdiri sejenak kepada Bapak Yuzri Suhud--- ----------

Beliau adalah alumni yang meniti karir dari Manajer Koperasi nun jauh di Cirebon dan oleh pemerintah Jawa Barat dinobatkan sebagai Pemuda Pelopor Tingkat Propinsi Jawa Barat, saat ini menempati posisi karir tertinggi Eselon I di Gerakan Koperasi sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Koperasi Indonesia (DEKOPIN) dan tidak tanggung-tanggung dipercaya oleh Ketua ACO Bapak Adi Sasono menjadi Sekjen ACO yang merupakan organisasi Gerakan Koperasi Tingkat ASEAN.

2. Bapak E. Ahmad Kuncoro, yang pernah menjabat sebagai Rektor IKOPIN periode 2003-2007.

 

3. Saudara Yoyo Taryono – Alumni IKOPIN angkatan tahun 1983 yang sampai saat ini menekuni Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan telah banyak membantu masyarakat kalangan grass root yang diberdayakan baik sisi ekonomi maupun sosial dari Pulau Sumatera, Pulau Jawa, Pulau Kalimantan dan Pulau Sumbawa.

IKOPIN telah melahirkan banyak Yuzri-Yuzri lain pada bidang atau tempat yang beragam yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu disini tetapi tercatat dalam data alumni yang telah sukses berkarir.

Apa yang dapat kita tarik sebagai  kesimpulan dari  ketiga contoh alumni tersebut? yaitu adanya ketekunan dalam menekuni bidangnya  secara focus, dan istiqomah (berpegang teguh) dalam menjalankan karirnya sehingga menjadi orang-orang yang profesional dibidangnya. Oleh karena itu, saya sampaikan kepada rekan-rekan wisudawan/wisudawati, bahwa semua pilihan berkarir sangat bergantung pada diri kita sendiri, semua peluang sangat terbuka bagi kita. Kemarin, saya membaca satu kisah yang ditempel di sebuah MADING disekitar GSG ini yang diceritakan oleh seorang alumni IKOPIN yang saat ini mengikuti program pemagangan ke Jepang yang diselenggarakan oleh IKOPIN yang ternyata juga mampu beradaptasi untuk bekerja di perusahaan ternama di Jepang.

Saudara-saudara, Apa yang kita peroleh di IKOPIN bukanlah menjadi jaminan kesuksesan kita nanti ? Tetapi, apa yang telah saya uraikan di atas merupakan contoh bagaimana mereka memperoleh kesuksesan.

 

 

Index Prestasi (IP) yang saudara peroleh saat kuliah bukanlah jaminan saudara bisa sukses. Sebagai contoh seorang Alumni IKOPIN angkatan tahun 1988 yaitu Saudara Piping dikenal saat kuliah dengan IP pas-pasan, bandel, dan ugal-ugalan. Saat ini kondisi ekonominya sangat mapan setelah menjadi seorang yang sukses sebagai --Bandar Pangkalan Kayu terbesar di Jatinangor yang memiliki beberapa pangkalan kayu—dan bahkan sudah berhaji beberapa kali.

Contoh lain Mustarom alias Apuy --Angkatan tahun 1987, anggota DPRD dari Partai Bulan Bintang di Kabupaten Kuningan, saking bandelnya kuliah di IKOPIN pun tidak tamat, tapi mereka terpacu dengan keadaan yang ada, IP yang pas-pasan, cap preman kampus, dan sederet gelar jelek yang dimiliki saat kuliah dulu. Tidak membuat mereka patah semangat, tetapi justru membuat mereka terpacu menjadi orang sukses di masyarkat.

Maka saya berharap rekan-rekan yang  diwisuda saat ini tidak kecil hati, tidak pesimis untuk bersaing di dunia kerja nanti, yang terpenting siapa yang tekun-sabar-istiqomah-fokus dan terus berjuang niscaya Tuhan YME memberikan jalan keluar terbaik.

Dalam kaitannya dengan bermasyarakat, saudara nanti akan menemukan banyak hal yang mungkin tidak pernah anda temukan secara teori saat kuliah di IKOPIN. Karena sesungguhnya guru terbesar kalian adalah ---- Masyarakat itu Sendiri----

 

Oleh karena itu kami selaku alumni dan Pengurus DPP IKA IKOPIN dengan rendah hati mengharapkan:

Pertama kepada guru-guruku—dosen-dosenku--- semoga Istiqomah  mengajar di IKOPIN sebagai pilihan hidup, bukan coba-coba bahkan percobaan. Di depan Bapak/Ibu semua anak-anak bangsa—kader-kader pejuang koperasi—akan dilahirkan di kampus kita tercinta ini.

Kedua kamipun berharap IKOPIN sebagai satu-satunya Perguruan Tinggi Koperasi di Indonesia jangan hanya berorientasi pada program pengajaran (teaching heavy), melainkan juga pada kegiatan penelitian (research heavy). Maka pola-pola ---birokrasi ----yang sering menghinggapi perguruan tinggi dan tidak sesuai lagi dengan tuntutan kompetisi harus dirubah. Kita mendukung penuh Rektor kita tercinta yang akan mengelola IKOPIN   menjadi Perguruan Tinggi Koperasi yang dicintai civitas akademika, gerakan koperasi, masyarakat, nusa dan bangsa dan mampu berkiprah secara Internasional sebagai -Word Class University –nya Perguruan Tinggi Koperasi di Dunia.

Sebagai penutup, disaat multi krisis masih menghadang bangsa Indonesia. Dampak krisis ekonomi belum pulih, harga minyak dunia yang mencapai level 123 dolar perbarel, muncul tsunami, gempa teknonik, lumpur Lapindo, banjir yang melumpuhkan Ibukota dan berbagai daerah lain. Yang terpenting Seberat apapun bencana atau akibat yang ditimbulkan dari krisis ini, masih belum apa-apa bila dibandingkan dengan bencana karena orang-orang shaleh ternyata tidak pernah berbuat apa-apa.

 

 

 

 

 

 

Kami mengajak khususnya kepada para wisudawan/wisudawati – bahwa apa yang telah orang tua berikan kepada kita sampai lulus dari IKOPIN- marilah kita balas budi baik orang tua kita dengan bekerja sebaik mungkin, bermanfaat bagi keluarga dan masyarakat—seperti pepatah melayu katakan :

Apa Tanda Mengkuang Layu
Rasanya hambar tidak berserat
Apa tanda Orang berilmu
Di tengah Masyarakat Memberi Manfaat

Akhirul kata,  kami mohon maaf apabila ada hal-hal yang kurang berkenan, kebenaran hanyalah dari Allah SWT semata dan kesalahan adalah milik saya pribadi Bambang Hermanto.

 

                                                          Jatinangor, 10 Mei 2008.